PPS Teknologi Pembelajaran
Get Adobe Flash player

DSC01374pasca_zps1059bbf9Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM) adalah salah satu unsur pelaksana akademik. Dalam struktur kelembagaan di UM, Pascasarjana mempunyai kedudukan yang sejajar dengan Fakultas. Hubungan antara Pascasarjana dengan Fakultas di lingkungan UM bersifat koordinatif dan fungsional. Kesinambungan koordinasi antara Pascasarjana dengan Fakultas terutama untuk bidang akademik, sedangkan untuk masalah administratif dikoordinasi memusat di Pascasarjana.

Rintisan Pascasarjana dimulai sejak 1962 melalui pendidikan formal bagi sarjana-sarjana yang ingin memperoleh gelar doktor, waktu itu disebut dengan nama Program Pendidikan Sarjana Purna IKIP MALANG berlandaskan peraturan dan keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pe­ngetahuan No. 91 tanggal 20 Juli 1962, sejak tahun 1968 Universitas Negeri Malang yang pada waktu itu berstatus sebagai IKIP MALANG melaksanakan sistem perkuliahannya melalui program lapis bekerja sama dengan Ford Foundation. Dalam perkembangan selanjutnya, program ini kemudian diintegrasikan ke dalam Program Studi Pendidikan Doktor (PSPD) pada tahun 1976 tanpa kuliah.

Sebagai realisasi tekad Pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga akademik Perguruan Tinggi di Indonesia, maka pada tahun 1975 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi membentuk tim pendidikan doktor yang diselenggarakan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), IKIP MALANG beserta IKIP Ban­dung dan IKIP Jakarta diserahi tugas untuk menyusun wadah serta meletakkan dasar penyelenggaraan pendidikan doktor melalui pendidikan formal dengan beasiswa. Tim ini kemudian dikenal dengan sebutan Tim Manajemen Program Doktor (TMPD), yang pada akhirnya berkembang menjadi program Beasiswa Pendidikan Pascasarjana (BPASCASARJANA).

Sejalan dengan keinginan tersebut, pada permulaan tahun 1976 IKIP MALANG membentuk Panitia Penyusun Konsep Penyelenggaraan Program Pendidikan Sarjana Purna yang bertugas untuk memikirkan serta mempersiapkan pembentukan Program Studi Pendidikan Doktor (PSPD) IKIP MALANG. Konsep-konsep yang dihasilkan oleh Panitia ini kemudian dituangkan dalam Laporan Program Persiapan Studi Doktor IKIP MALANG.Dengan berpedoman pada konsep-konsep tersebut, IKIP MALANG membuka perkuliahan Pendidikan Doktor yang pertama pada tanggal 1 Februari 1976. Program studi yang dibuka berturut-turut adalah Ilmu Pendidikan (1976), Pendidikan Bahasa (1976), Pendidikan Biologi (1976), dan disusul Pendidikan Ekonomi (1979).

Pada tahun 1980, konsep pendidikan sesudah sarjana mengalami perkembangan. Program pendidikan ini bukan saja terdiri dari Program Pendidikan Doktor (S3), melainkan juga Program Pendidikan Magister (S2).Sebagai realisasi dari konsep baru ini, maka pada tahun 1980 IKIP MALANG mulai membuka Program Pendidikan Magister. Berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 60 tahun 1982, tanggal 7 September 1982, Program Studi Pendidikan Doktor (PSPD) secara resmi diubah menjadi Program Pascasarjana dan Doktor (PASCASARJANAPD). Setahun kemudian, dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0146/0/1983, tanggal 5 Maret 1983, PASCASARJANAPD ditetapkan menjadi Fakultas Pascasarjana. Dalam perkembangan selanjutnya, berdasarkan PP nomor 30 tahun 1990 Fakultas Pascasarjana berubah statusnya dari fakultas menjadi Program Pascasarjana (Pascasarjana). Pada tahun 2013, berdasarkan Peraturan Mendikbud RI No. 30 Tahun 2013 berubah menjadi Pascasarjana.

Program doktor Pascasarjana UM memiliki 13 program-program studi, meliputi: (1) Teknologi Pembelajaran; (2) Manajemen Pendidikan; (3) Bim­bingan dan Konseling; (4) Psikologi Pendidikan; (5) Pendidikan Bahasa Indonesia; (6) Pendidikan Bahasa Inggris; (7) Pendidikan Biologi; (8) Pendidikan Ekonomi; (9) Pendidikan Matematika; (10) Pendidikan Geografi; (11) Pendidikan Kejuruan; (12) Pendidikan Kimia, dan (13) Pendidikan Luar Sekolah.

Terhitung mulai dirintisnya Program Doktor UM sejak tahun 1968 sampai saat ini, Pascasarjana UM telah meluluskan lebih kurang 1000 doktor, untuk itu dalam rangka Lustrum ke-12 UM, Pascasarjana UM akan mengidentifikasi dan melakukan assessment apa yang dihasilkan  para lulusan dan apa saran untuk meningkatkan mutu Pascasarjana melalui Seminar 1000 Doktor. Di samping itu, juga ingin mengidentifikasi kiprah para doktor dalam dunia pendidikan dan pembelajaran yang telah mereka jalani kemudian hasil praktik-praktik terbaik (best practices) mereka disampaikan kepada sesama alumni melalui kegiatan seminar 1000 doktor